Langsung ke konten utama

REVOLUSI BESAR DUNIA

 

Revolusi Amerika

Kedatangan Bangsa Eropa di Amerika

- 1492: Spanyol melakukan sebuah pelayaran samudera yang dipimpin oleh Christopher Colombus dan berhasil sampai ke Benua Amerika

- 1562: Ratu Elizabeth I dari Inggris mengetahui adanya informasi mengenai penjelajahan samudera yang dilakukan oleh Spanyol ke Amerika

- 1585: Ratu Elizabeth I memerintahkan penyerangan terhadap pelabuhan Spanyol yang ada di Amerika

- 1585-1604: Terjadi Perang Inggris-Spanyol I

- Pasca 1604: Kekuasaan Inggris di Amerika makin besar dan bisa menguasai Amerika bagian utara dan pulau-pulau di Karibia

Latar Belakang Revolusi Amerika

Sebab umum:

  • - Adanya Perang Tujuh Tahun antara Inggris dan Perancis
  • - Banyaknya beban pajak yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Inggris terhadap penduduk Amerika

   1. Sugar Act (1764)

   2. Currency Act (1764)

   3. Stamp Act (1765)

   4. Quartering Act (1765)

   5. Townshend Act (1767)

   6. Tea Act (1773)

Sebab Khusus:

  • - Penduduk Amerika hanya diperbolehkan untuk membeli produk dari Inggris
  • - Penduduk Amerika hanya diperbolehkan menjual hasil bumi kepada Inggris
  • - Terbitnya pamflet "Common Sense" yang mendorong kemerdekaan Amerika

Jalannya Revolusi Amerika

  • 16 Desember 1773 : Terjadi peristiwa "Boston Tea Party".
  • Oktober 1774 : Tiga belas koloni di Amerika mengadakan Kongres Kontinetal untuk menuntu kebijakan Inggris yang dianggap tidak adil.
  • Mei 1755 :Kembali diadakan kongres untuk menyikapi tindakan Inggris atas penolakan hasil kongres tiga belas koloni pertama.
  • 4 Juli 1776 : Tiga belas koloni menyatakan diri melepaskan diri dari Inggris dan memerdekakan diri sebagai "Amerika Serikat".
  • 2 Agustus 1776 : Perwakilan dari tiga belas koloni menandatangani naskah deklarasi kemerdekaan.

Revolusi Perancis

Faktor Penyebab Revolusi Perancis

Faktor Internal:

  • - Pada abad ke-16, Prancis menganut sistem monarki absolut karena kekuasaan raja saat itu tidak dibatasi oleh Undang-Undang sehingga raja dapat berlaku sewenang-wenang terhadap rakyat.
  • - Adanya defisit keuangan negara karena gaya hidup dari permaisuri yaitu Marie Antoniette yang dianggap terlalu mewah.
  • - Adanya kenaikan pajak pada masa Raja Louis XVI yang membuat rakyat semakin sengsara.
  • - Tingginya harga kebutuhan pokok masyarakat Prancis sehingga mengakibatkan terjadinya kelaparan di seluruh negeri.

Faktor Eksternal

  • - Adanya gagasan mengenai gerakan pencerahan yang terjadi di Eropa sehingga mempengaruhi ide dan semangat baru bagi rakyat Prancis.
  • - Adanya revolusi Amerika yang membawa kebebasan bagi rakyat.
  • - Adanya keberhasilan dari Glorious Revolution yang terjadi di Prancis dan Inggris untuk menghapus absolutisme.
  • Jalannya Revolusi Perancis

- 5 Mei 1789 : Raja Louis XVI mengadakan sidang bersama Estate Generale untuk mengatasi keuangan negara.

- 10 Juni 1789 : Estate Generale kembali mengadakan sidang yang dihadiri oleh tiga golongan masyarakat yaitu Golongan Gereja, Bangsawan, dan Rakyat Biasa.

- 28 Mei 1789 : Golongan rakyat biasa membentuk Majelis Perwakilan Rendah bersama dengan golongan bangsawan dan gereja yang bereformasi untuk membahas situasi negara.

- 17 Juni 1789 :Majelis Perwakilan Rendah menyatakan diri sebagai Majelis Nasional (National Assembly).

- 20 Juni 1789 : Rakyat Prancis berkumpul di Lapangan Tenis Versailles dan menyatakan diri jika Majelis Nasional tidak akan pernah dibubarkan sampai konstitusi negara yang baru dirumuskan. Peristiwa ini disebut sebagai "Sumpah Lapangan Tenis".

- 14 Juli 1789 : Rakyat Prancis melakukan penyerbuan ke Penjara Bastille, untuk membebaskan para tawanan, serta merampas senjata dan bahan peledak.

- 4 Agustus 1789 : Majelis Nasional memutuskan untuk membentuk pasukan nasional serta menghapus hak khusus bagi paara bangsawan.

- 27 Agustus 1789 : Diumumkan adanya Deklarasi Rakyat & Warga Negara sebagai dasar pembentukan pemerintahan yang baru.

 Akhir Revolusi Perancis

Majelis Nasional terpecah menjadi tiga kelompok yaitu :

  • - Kelompok yang tidak ingin membubarkan sistem monarki
  • - Kelompok yang mendukung penerapan monarki konstitusional
  • - Kelompok yang mendukung pembentukan pemerintahan republik

Akhirnya disepakati untuk membentuk Prancis sebagai negara dengan sistem monarki konstitusional. Kemudian, Majelis Konstituante membentuk "Konstitusi 1791". Majelis Konstituante membubarkan diri dan berubah nama menjadi Majelis Legislatif yang terdiri atas dua fraksi, yaitu :

  • 1. Fraksi Kanan yang mendukung monarki konstitusional
  • 2. Fraksi Kiri yang mendukung pemerintahan republik

- 21 September 1792 : Sistem Monarki Konstitusional resmi dihapuskan dan Prancis berubah menjadi negara republik.

- 21 Januari 1793 : Raja Louis XVI dieksekusi mati di Place de la Revolution

- 16 Oktober 1793 : Marie Antoinette dieksekusi mati dengan guillotine di Place de la Révolution.

- Juni 1794 : Maximillen Robespierre terpilih sebagai presiden konvensi nasional Pemerintah Revolusioner Prancis.

- 1796 : Napoleon Bonaparte berhasil melakukan penumpasan terhadap sejumlah kelompok yang dianggap melakukan teror terhadap negara.

- 1804 : Napoleon memproklamasikan diri sebagai Kaisar Prancis dan mengeluarkan Undang-Undang Napoleon.

Revolusi Rusia

Latar Belakang Revolusi Rusia

  • - Adanya ketidakpuasan rakyat terhadap kepemimpinan Tsar Nicolas II yang dianggap terlalu mengekang kepentingan politik rakyat.
  • - Munculnya kelompok oposisi terhadap Tsar Nicolas II dari kaum liberal dan sosialis Rusia.
  • - Kegagalan Tsar Nicolas II dalam mengatasi permasalahan sosial dan ekonomi di Rusia sehingga menimbulkan banyak kekacauan di masyarakat
  • - Kekalahan Rusia dalam menghadapi Jepang dalam perang 1905.
  • - Berkembangnya feodalisme yang menyebabkan timbulnya jurang stratifikasi sosial dalam masyarakat Rusia.
  • - Munculnya tokoh-tokoh intelektual dan golongan liberal di Rusia.

Jalannya Revolusi Rusia

- 9 Januari 1917 : Terjadi pemogokan buruh dan demonstrasi besar-besaran di Petograd.

- Februari 1917 : Tsar Nicolas II dan keluarganya pertama kali ditahan di Istana Alexander di Tsarskoye Selo dan Rusia pun dipimpin oleh pemerintahan sementara.

- Juli 1917 : Adanya percobaan untuk menggulingkan kekuasaan pemerintahan sementara namun mengalami kegagalan.

- 6 Oktober 1917 : Trotsky dan Soviet bersiaga melakukan pemberontakan.

- Oktober 1917 : Adanya pembentukan Dewan Komisar Rakyat sebagai persiapan untuk membentuk Uni Soviet.

- November 1917 : Lenin diangkat sebagai ketua Dewan Komisar Rakyat.

- 1921 : Lenin mengumumkan adanya kebijakan ekonomi baru yang befokus pada hasil produksi pertanian dan perdagangan bebas.

- 30 Desember 1922 : Rusia berubah nama menjadi Uni Soviet.

Revolusi Tiongkok

Latar Belakang Revolusi Tiongkok

  • - Adanya Perang Candu antara Tiongkok dengan Inggris pada 1839 - 1842 yang mengakibatkan jatuhnya Hongkong dan sejumlah wilayah lain ke tangan Inggris.
  • - Adanya perang Tiongkok dengan Jepang yang mengakibatkan kekalahan Tiongkok serta lepasnya Taiwan serta sejumlah wilayah lain ke tangan Jepang.
  • - Kemunculan sejumlah tokoh nasionalis salah satunya adalah Sun Yat Sen yang bercita-cita membangun Tiongkok menjadi negara yang demokratis.
  • Jalannya Revolusi Tiongkok

- 1931 : Sun Yat Sen mengobarkan semangat revolusi dengan cita-cita menyatukan seluruh wilayah Tiongkok.

- 11 Oktober 1911 : Sebuah pemberontakan terjadi di Wuchang untuk mengakhiri pemerintahan Dinasti Ching.

- 1 Januari 1912 : Sun Yat Sen diangkat sebagai presiden Tiongkok.

- 12 Februari 1912  : Kaisar Hsuan Tsung menyerahkan kekuasaannya kepada Yuan Shih Kai.

- 15 Februari 1912 : Sun Yat Sen memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya agar tidak terjadi konflik dengan Yuan Shih Kai.

- 1912 - 1916 : Yuan Shih Kai menduduki jabatan sebagai presiden Tiongkok.

- 12 Desember 1915 : Yuan Shih Kai mengangkat dirinya sendiri sebagai Kaisar Tiongkok sehingga mengakibatkan sejumlah provinsi di bagian selatan melepaskan diri dari wilayah Tiongkok.

- 1916 :Yuan Shih Kai wafat dan mengakibatkan terjadinya perebutan kekuasaan di Tiongkok Utara.

- 1925 : Chiang Kai Sek diangkat sebagai pemimpin Tiongkok berikutnya dan berhasil melakukan penyatuan antara wilayah Tiongkok bagian utara dan selatan.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

Pajak

PAJAK Pengertian Pajak adalah iuran rakyat kepada negara bersifat wajib dan dapat dipaksakan yang diatur oleh undang-undang, dengan balas jasa tidak langsung. Fungsi Pajak   1. Anggaran     Pajak sebagai kontributor terbesar pembangunan fasilitas publik dan pembangunan nasional. 2. Regulasi     Pajak sebagai alat melaksanakan kebijakan sosial ekonomi, misalnya mengatur pajak untuk barang mewah dan perdagangan internasional.   3. Stabilitas     Pajak sebagai salah satu instrumen fiskal untuk mengatasi inflasi maupun deflasi.   4. Redistribusi pendapatan     Pajak digunakan untuk pemerataan pendapatan masyarakat. Penggolongan Pajak   1. Pajak langsung     Beban pajak ini harus ditanggung langsung oleh wajib pajak dan tidak dapat dialihkan. Contoh: PPh. 2. Pajak tidak langsung     Beban pajak ini dapat dialihkan kepada ...

Kurva Kemungkinan Produksi dan Cara Meningkatkan Mutu Produksi

  Kurva Kemungkinan Produksi ( Production Possibility Curve )   Kurva kemungkinan produksi  (KKP) > kurva yang menggambarkan berbagai kemungkinan kombinasi dua barang yang dapat diproduksi dengan faktor produksi yang sama.  Misalnya suatu perusahaan memproduksi dua jenis barang yaitu barang X dan barang Y. Jumlah total maksimum barang yang dapat diproduksi adalah sebesar 100 unit, pilihan kombinasi maksimum yang dapat dipilih akan terlihat seperti gambar berikut.   Kurva Kemungkinan Produksi   Dari gambar diatas, sepanjang kurva kemungkinan produksi, jumlah produksi maksimum adalah 100 unit dengan asumsi sebagai berikut: 1.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik A, artinya perusahaan memilih kombinasi 100 unit yang terdiri dari 30 unit barang Y dan 70 unit barang X. 2.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik B, artinya perusahaan memilih kombinasi maksimum yang terdiri dari 10 unit barang Y dan 90 unit...