Pola hubungan kelompok menurut Michael Banton.
1. Akulturasi, pembauran
dua atau lebih kebudayaan yang berbeda tanpa menghilangkan kebudayaan
asli.
2. Dominasi, suatu
kelompok ras menguasi kelompok lain.
Kornblum menyatakan
bentuk dominasi sebagai berikut:
a. Genosida, pembunuhan terencana dan disengaja.
b. Pengusiran, pengusiran kelompok penetap oleh kelompok pendatang agar
kelompok pendatang dapat menguasai wilayah tersebut.
c. Perbudakan, eksploitasi fisik melalui sistem kerja paksa yang dilakukan
kelompok pendatang.
d. Segregasi, pemisahan suatu kelompok sebagai bentuk
diskriminasi dan pembedaan hak.
e. Asimilasi, pembauran dua atau lebih kebudayaan yang
berbeda dan membentuk kebudayaan baru.
f. Paternalisme, bentuk dominasi kelompok ras pendatang kepada
kelompok ras pribumi karena kelompok pendatang lebih kuat secara politik
sehingga mendirikan koloni di daerah jajahan. Tiga macam masyarakat
paternalisme sebagai berikut:
- Masyarakat metropolitan (di daerah asal
pendatang)
- Masyarakat kolonial (pendatang yang menjajah)
- Masyarakat pribumi (kelompok yang dijajah)
3. Integrasi, pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam masyarakat.
Kelompok masyarakat hidup bersama dan saling membaur.
4. Pluralisme, pola hubungan masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai
kelompok ras dan perbedaan latarbelakang. Kelompok tersebut hidup bersama namun
tidak membaur.
Pola hubungan kelompok menurut Stanley Lieberson.
a. Migrant Superordination, pola dominasi yang dilakukan kelompok
pendatang kepada pribumi.
b. Indigenous Superordination,pola dominasi yang dilakukan kelompok pribumi
atas kelompok pendatang.
Dimensi Hubungan Antarkelompok
Dimensi Sejarah
Dilihat dari dimensi sejarah, hubungan antarkelompok mengarah pada
tahapan tumbuh dan berkembangnya sebuah kelompok.
Dimensi Institusi
Dilihat dari dimensi institusi, hubungan antarkelompok dapat
berupa institusi politik dan ekonomi. Hubungan kelompok bersifat birokratis dan
tidak ada hubungan pribadi.
Dimensi gerakan Sosial
Dilihat dari dimensi gerakan sosial, hubungan antarkelompok sering
melibatkan sebuah gerakan sosial dengan tujuan menginginkan perubahan maupun
mempertahankan suatu keadaan.
Dimensi Perilaku
Dimensi perilaku dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari,
hubungan antarkelompok terwujud dalam interaksi dengan anggota kelompok
lain.
Dimensi Perilaku Kolektif
Hubungan antarkelompok sering terwujud melalui perilaku
kolektif. Perilaku kolektif dilakukan oleh sejumlah besar orang sebagai
tindakan bersama yang dipicu akibat masalah atau tujuan yang
sama. Perilaku kolektif juga ditandai dengan kesamaan perilaku dan pikiran
yang dilakukan bersama-sama.
Dimensi Sikap
Dilihat dari dimensi sikap, hubungan antarkelompok sering
memunculkan sikap atau perilaku yang berbeda dan cenderung memunculkan sikap
partikularisme maupun ekslusivisme.
Dimensi Partikularisme
Dilihat daridimensi partikularisme ini mengutamakan kepentingan
pribadi di atas kepentingan umum. Individu tersebut akan memperlakuan individu
lain dengan kesamaan aliran politik, ekonomi, kebudayaan, daerah atau kelompok
secara khusus.
Dimensi Eksklusivisme
Dilihat dari dimensi eksklusivisme individu atau kelompok
mempunyai kecenderungan memisahkan diri dari masyarakat akibat perbedaan status
atau kedudukan yang lebih tinggi dari individu lain.
Komentar
Posting Komentar