Langsung ke konten utama

Perubahan Sosial dan Perubahan Hubungan Antarindividu

 

Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat berakibat dalam perubahan di berbagai sektor kehidupan. Salah satunya perubahan dalam bidang teknologi yang dapat mempengaruhi hubungan antarindividu. Seperti perubahan dalam bidang telekomunikasi, penemuan pesawat telepon genggam memberikan kemudahan bagi individu dalam menyampaikan pesan. Penyampaian pesan bisa melalui pesan singkat, panggilan suara, maupun panggilan video yang dapat menghemat waktu dan biaya transportasi. 

Dengan perkembangan teknologi ini menyebabkan berkurangnya frekuensi individu untuk saling bertatap muka. Hal ini menunjukkan adanya perubahan sosial di masyarakat, seperti perkembangan teknologi, dapat mempengaruhi hubungan antar individu di dalamnya. 

 

 

Perubahan Sosial & Dampaknya terhadap Kesenjangan Sosial di Masyarakat

 

Masyarakat merupakan suatu organisasi yang terdiri atas unsur-unsur yang merupakan satu kesatuan, yang disebut dengan sistem. Apabila dalam suatu sistem salah satu unsurnya tidak berfungsi dengan baik, keseimbangan akan terganggu secara keseluruhan. Ketidakseimbangan dalam masyarakat akan mengakibatkan disorganisasi sosial dan lama kelamaan akan berubah menjadi disintegrasi sosial (perpecahan)

Apabila terjadi disintegrasi sosial, situasi dalam masyarakat itu lama kelamaan akan menjadi chaos (kacau). Pada situasi seperti itu akan timbul juga anomie (keadaan tanpa aturan) dalam masyarakat. Disintegrasi juga dapat dijumpai pada keadaan ketertinggalan budaya (cultural lag) yaitu perbedaan taraf kemajuan antara berbagai bagian dalam suatu kebudayaan yang terjadi dalam masyarakat. Contoh cultural lag yang bisa dijumpai, seperti menggunakan handphone ketika membawa kendaraan.  

Situasi disintegrasi ditandai oleh hal-hal sebagai berikut :

1.  Sebagian besar anggota masyarakat tidak mematuhi norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat 

2.  Timbul ketidaksepahaman di antara anggota kelompok dalam hal tujuan yang ingin dicapai 

3.  Sanksi yang diberikan pada pelanggar norma tidak dilaksanakan dengan konsekuen 

4.  Menurunnya kewibawaan para tokoh dan pimpinan masyarakat 

 

Proses disintegrasi sebagai akibat perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat dapat berbentuk pergolakan daerahdemonstrasi yang anarkiskriminalitas, dan kenakalan remaja

 

 

 

Dampak Positif Perubahan Sosial 

Dari beberapa penjelasan di atas, menunjukkan bahwa perubahan sosial mengandung dampak negatif. Namun, perubahan sosial juga memberikan dampak positif, antara lain :

1.  Semakin mudah dan cepatnya manusia menyelesaikan segala aktivitas 

2.  Semakin baiknya kualitas individu atau masyarakat, seiring dengan perkembangan teknologi baru 

3.  Semakin meningkatnya integrasi sosial 

4.  Semakin cepatnya mobilitas sosial 

5.  Semakin berkembangnya pola pikir manusia melalui pertukaran budaya serta pertukaran informasi yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

tribina

Kalian tau nggak apa itu Tribina? Tribina merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dibentuk oleh BKKBN dengan tujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat terkait dengan pembinaan keluarga, yang mengedepankan peran serta kepedulian anggota keluarga guna mencapai kesejahteraan di dalam keluarga. Tri Bina memiliki tujuan khusus untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan orangtua maupun anggota keluarga lainnya dalam membina balita maupun remaja. Untuk balita berhubungan dengan pola asuh balita, perkembangan fisik atau tumbuh kembang balita, kemampuan motorik. Sedangkan untuk remaja mengenai cara efektif berinteraksi dengan remaja, bimbingan kepada anak remaja, dan lain-lain. Selain itu, Tri Bina juga mengedepankan kesejahteraan lansia agar tetap memiliki produktifitas yang baik di lingkungan keluarga dan masyarakat. Berdasarkan uraian tersebut, Tri Bina dibagi menjadi 3 bagian, diantaranya adalah BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja), BKL (Bina Keluar...

Kurva Kemungkinan Produksi dan Cara Meningkatkan Mutu Produksi

  Kurva Kemungkinan Produksi ( Production Possibility Curve )   Kurva kemungkinan produksi  (KKP) > kurva yang menggambarkan berbagai kemungkinan kombinasi dua barang yang dapat diproduksi dengan faktor produksi yang sama.  Misalnya suatu perusahaan memproduksi dua jenis barang yaitu barang X dan barang Y. Jumlah total maksimum barang yang dapat diproduksi adalah sebesar 100 unit, pilihan kombinasi maksimum yang dapat dipilih akan terlihat seperti gambar berikut.   Kurva Kemungkinan Produksi   Dari gambar diatas, sepanjang kurva kemungkinan produksi, jumlah produksi maksimum adalah 100 unit dengan asumsi sebagai berikut: 1.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik A, artinya perusahaan memilih kombinasi 100 unit yang terdiri dari 30 unit barang Y dan 70 unit barang X. 2.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik B, artinya perusahaan memilih kombinasi maksimum yang terdiri dari 10 unit barang Y dan 90 unit...