Awal Kemunculan Sosiologi
Ilmu sosiologi berasal dari ilmu filsafat. Filsafat berkembang
dengan seiring perkembangan masyarakat hingga muncul cabang filsafat sosial
atau filsafat kemasyarakatan. Filsafat ini menguraikan harapan dan kehidupan
masyarakat yang diinginkan atau dianggap ideal. Namun, filsafat merupakan
pengetahuan yang subjektif sehingga ahli filsafat zaman dahulu memiliki standar
yang cenderung subjektif saat mempelajari kehidupan masyarakat.
Perkembangan Sosiologi Hingga Abad 19
Para ahli berusaha memisahkan ilmu tentang kemasyarakatan dengan
filsafat. Mereka berusaha menciptakan teori-teori yang dikembangkan secara
sistematis dan objektif, bersumber dari bukti-bukti faktual yang dapat
dipertanggungjawabkan. Filsafat sosial yang merupakan cikal bakal sosiologi,
mengalami perkembangan akibat Revolusi Prancis dan Revolusi
Industri pada 1750-1850 yang menimbulkan banyak perubahan di
masyarakat.
Salah satu tokoh yang menganalisis fenomena tersebut adalah Auguste
Comte. Ia juga disebut sebagai Bapak Sosiologi dunia karena dari tokoh
inilah lahir istilah Sosiologi. Istilah Sosiologi termuat dalam karya
pertamanya berjudul The Course of Positive Philosophy (1838).
Sosiologi berasal dari kata socius dan logos. Socius berasal
dari bahasa Latin yang berarti teman, sedangkan logos berasal
dari bahasa Yunani yang berarti ilmu.
Perkembangan Sosiologi Pada Abad 20
Memasuki abad XX perkembangan sosiologi semakin pesat yang
ditandai dengan munculnya sosiologi modern. Sosiologi modern berkembang di
Amerika Serikat. Kondisi masyarakat di Amerika berbeda dengan masyarakat di
Eropa. Ketika diaplikasikan dan dianalisis menggunakan pendekatan sosiologi
klasik dari Eropa, ternyata sudah tidak relevan.
Sosiologi yang berkembang di Eropa cenderung bersifat makro,
artinya yang dianalisis adalah proses-proses sosial berskala luas dan berjangka
panjang. Sedangkan di Amerika diperlukan sosiologi mikro yang
berfokus pada analisis proses sosial berskala kecil tentang apa yang dilakukan,
dikatakan, serta dipikiran manusia guna mengurai berbagai fenomena sosial baru.
Komentar
Posting Komentar