Langsung ke konten utama

PERANG DUNIA I

 

 

PERANG DUNIA I

Perang Dunia I merupakan perang yang terjadi pada tahun 1914 - 1919. Melibatkan negara - negara di Eropa dan merupakan salah satu perang yang paling mengerikan dalam sejarah umat manusia.

FAKTOR PENDORONG

Sebab umum :

● Kemajuan sektor industri dan teknologi yang berkembang dengan pesat

● Persaingan kolonialisme dan imperialisme antar negara Eopa

● Persaingan dan pertentangan antara negara - negara  Eropa

● Politik aliansi atau politik mencari kawan

- Kubu Triple Alliance : Jerman, Austria-Hungaria, Italia

- Kubu Triple Entente : Inggris, Perancis dan Uni Soviet

● Perlombaan persenjataan dan militer

Sebab khusus :

Terbunuhnya putra mahkota Austria, Franz Ferdinand oleh Gavrillo Principe pada tanggal 28 Juni 1914, yang dianggap sebagai pemicu meletusnya perang.

FRONT PERANG DUNIA I

● Front Barat (daerah pertempuran Jerman dengan Inggris, Perancis, Belgia), Jerman berusaha menguasai wilayah Eropa.

● Front Timur (daerah pertempuran Rusia dengan Austria - Hungaria dan Prusia Timur). Jerman membuat perjanjian perdamaian di Brest Litowsk.

● Front Italia / selatan ( daerah pertempuran antara Italia, Inggris, Prancis dengan Austria - Hungaria dan Jerman). Italia berbalik mendukung kubu Alliance.

● Front Semenanjung Balkan dan Timur Tengah (daerah pertempuran antara Austria-Hungaria, Turki, Bulgaria dengan Inggris, Syria dan Mesir)

● Front laut, terjadi di Jutland antara pihak Inggris dengan Jerman. Jerman mengumumkan terjadinya Perang Laut tidak terbatas. Amerika Serikat akhirnya ikut perang karena kapal "Lusitania"miliknya di serang oleh Jerman dalam pertempuran ini.

AKHIR PERANG DUNIA I

● Perjanjian Versailles (28 Juni 1918), perjanjian damai antara pihak Jerman dengan Sekutu.

●Perjanjian St. Germain (10 November 1919), perjanjian damai antara Sekutu dengan Austria.

●Perjanjian Neuilly (27 November 1919), perjanjian damai antara pihak Sekutu dengan Bulgaria.

●Perjanjian Trianon (4 Juni 1920), perjanjian damai antara Sekutu dengan Hongaria.

●Perjanjian Sevres (20 Agustus 1920), perjanjian damai antara Sekutu dengan Turki.

DAMPAK TERJADINYA PERANG DUNIA I

● Bidang Politik :

- Lahirnya negara negara baru di dunia, seperti negara Eropa Timur

- Dibentuknya Liga Bangsa-Bangsa (LBB) untuk mencegah terjadinya perang

- Timbulnya paham-paham dan sistem baru dalam pemerintahan, seperti ideologi liberalisme, komunisme, etatisme dan fasisme

●Bidang Ekonomi :

- Rusaknya infrastruktur dan pusat industri di Eropa akibat terjadinya perang

- Krisis ekonomi Malayse 1929 (The Great Depression) akibat runtuhnya bursa saham Wall Street dan menyebabkan krisis ekonomi global

●Bidang Sosial :

- Timbulnya korban jiwa dan kerugian material yang sangat besar

- Meningkatnya peranan wanita untuk menggantikan peranan laki-laki

- Fenomena “Lost Generation” akibat gugurnya generasi muda dalam perang

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

tribina

Kalian tau nggak apa itu Tribina? Tribina merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dibentuk oleh BKKBN dengan tujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat terkait dengan pembinaan keluarga, yang mengedepankan peran serta kepedulian anggota keluarga guna mencapai kesejahteraan di dalam keluarga. Tri Bina memiliki tujuan khusus untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan orangtua maupun anggota keluarga lainnya dalam membina balita maupun remaja. Untuk balita berhubungan dengan pola asuh balita, perkembangan fisik atau tumbuh kembang balita, kemampuan motorik. Sedangkan untuk remaja mengenai cara efektif berinteraksi dengan remaja, bimbingan kepada anak remaja, dan lain-lain. Selain itu, Tri Bina juga mengedepankan kesejahteraan lansia agar tetap memiliki produktifitas yang baik di lingkungan keluarga dan masyarakat. Berdasarkan uraian tersebut, Tri Bina dibagi menjadi 3 bagian, diantaranya adalah BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja), BKL (Bina Keluar...

Kurva Kemungkinan Produksi dan Cara Meningkatkan Mutu Produksi

  Kurva Kemungkinan Produksi ( Production Possibility Curve )   Kurva kemungkinan produksi  (KKP) > kurva yang menggambarkan berbagai kemungkinan kombinasi dua barang yang dapat diproduksi dengan faktor produksi yang sama.  Misalnya suatu perusahaan memproduksi dua jenis barang yaitu barang X dan barang Y. Jumlah total maksimum barang yang dapat diproduksi adalah sebesar 100 unit, pilihan kombinasi maksimum yang dapat dipilih akan terlihat seperti gambar berikut.   Kurva Kemungkinan Produksi   Dari gambar diatas, sepanjang kurva kemungkinan produksi, jumlah produksi maksimum adalah 100 unit dengan asumsi sebagai berikut: 1.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik A, artinya perusahaan memilih kombinasi 100 unit yang terdiri dari 30 unit barang Y dan 70 unit barang X. 2.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik B, artinya perusahaan memilih kombinasi maksimum yang terdiri dari 10 unit barang Y dan 90 unit...