Langsung ke konten utama

Pemecahan Masalah Sosial

 

Menurut Soerjono Soekanto, terdapat beberapa cara untuk menghadapi masalah sosial di masyarakat.

Metode Preventif

Metode ini adalah usaha yang dilakukan sebelum masalah sosial tersebut terjadi. Dengan kata lain adalah usaha untuk menghindari masalah sosial. 

Metode Represif

Disebut juga usaha pemecahan masalah. Ini adalah usaha yang dilakukan setelah masalah tersebut terjadi di masyarakat. Dalam hal ini, usaha untuk menyembuhkan dan memperbaiki masyarakat setelah masyarakat juga termasuk. 

Pemerintah sebagai pemangku kebijakan, memiliki peran sosial untuk menangani masalah sosial yang ada. Salah satu usahanya adalah dengan membangun kebijakan yang bermanfaat bagi kehidupan publik serta jauh dari hal-hal negatif. Misalnya, di Indonesia kita mengenal Kartu Indonesia Pintar yang digunakan untuk memecahkan masalah pendidikan. 

 

Selain itu, terdapat beberapa cara yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah:

Persuasif

Usaha membekali dan menanamkan nilai-nilai ke dalam masyarakat untuk tidak melakukan suatu perbuatan tertentu.

Rehabilitasi

Usaha untuk memenuhi kembali hak-hak masyarakat yang hilang karena suatu masalah, serta mengembalikan kondisi masyarakat seperti sebelum masalah tersebut terjadi. 

Koersif

Usaha pengendalian permasalahan sosial melalui kekerasan atau paksaan yang dapat dilakukan baik secara fisik maupun nonfisik untuk membentuk masyarakat yang tertib sosial.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

Siswa Madrasah Pelopor Moderasi Beragama

  Rencana Aksi Kegiatan Siswa Madrasah Sebagai Pelopor Moderasi Beragama, Inisiator Pada Masa Bonus Demografi, Dengan Memanfaatkan Revolusi Teknologi Oleh: Moh Suma Firman R – MAN 3 Tulungagung Perubahan dunia secara global kini tengah memasuki fase yang disebut dengan istilah revolusi industri 4.0. Era ini datang dan menuntut generasi muda untuk bepikir kreatif dan inovatif dalam segala aspek kehidupan terutama dalam hal penguasaan teknologi. Yang akan bergerak dinamis dan terus menghadirkan banyak perubahan yang tidak bisa dibendung. Dalam hal ini siswa madrasah patutnya menjadi panutan dan harapan masa depan bangsa yang mampu menempatkan Indonesia pada posisi yang tepat sesuai perubahan yang ada, dengan konsep moderasi beragama. Berdasar data siaran pers Bappenas (2017) penduduk Indonesia akan mencapai masa bonus demografi   pada tahun 2030 mendatang, yakni penduduk usia produktif diprediksi mencapai 64 persen dari total proyeksi penduduk Indonesia sebesar 297 juta ji...

Pajak

PAJAK Pengertian Pajak adalah iuran rakyat kepada negara bersifat wajib dan dapat dipaksakan yang diatur oleh undang-undang, dengan balas jasa tidak langsung. Fungsi Pajak   1. Anggaran     Pajak sebagai kontributor terbesar pembangunan fasilitas publik dan pembangunan nasional. 2. Regulasi     Pajak sebagai alat melaksanakan kebijakan sosial ekonomi, misalnya mengatur pajak untuk barang mewah dan perdagangan internasional.   3. Stabilitas     Pajak sebagai salah satu instrumen fiskal untuk mengatasi inflasi maupun deflasi.   4. Redistribusi pendapatan     Pajak digunakan untuk pemerataan pendapatan masyarakat. Penggolongan Pajak   1. Pajak langsung     Beban pajak ini harus ditanggung langsung oleh wajib pajak dan tidak dapat dialihkan. Contoh: PPh. 2. Pajak tidak langsung     Beban pajak ini dapat dialihkan kepada ...