Langsung ke konten utama

ORGANISASI GLOBAL DAN REGIONAL

 Bidang Ekonomi


A. Organisiasi Regional

1. SAARC (South Asian Association for Regional Cooperation)

SAARC didirikan pada tanggal 8 Desember 1985 di kota Dhaka, Bangladesh. Negara yang termasuk kedalam keanggotaan SAARC adalah Pakistan, Bangladesh, Bhutan, India, Nepal, Maladewa, dan Sri Lanka. Tujuan utama SAARC adalah untuk membangun sektor perekonomian negara-negara di kawasan Asia Selatan. 

2. MEE atau Masyarakat Ekonomi Eropa 

Didirikan tanggal 1 Januari 1958 setelah diusulkan oleh Paul Henry Spaak, Menteri Luar Negeri Belgia. Pembentukan MEE sendiri dilatarbelakangi oleh keberhasilan kerjasama batu bara dan baja dalam European Coal and Steel Community (ECSC). MEE berfokus pada kerjasama ekonomi antar anggotanya, dan memperluas hubungan dengan negara selain anggota MEE.

3. AFTA atau ASEAN Free Trade Area

Pembentukan AFTA digagas pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-4 di Singapura pada tanggal 28 Januari 1992. AFTA merupakan kesepakatan negara anggota ASEAN untuk membentuk kawasan bebas perdagangan, dalam rangka meningkatkan daya saing regional.

4. NAFTA atau North American Free Trade Agreement

NAFTA mulai beroperasi di tanggal 1 Januari 1994. Tujuannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja, meningkatkan investasi, dan menciptakan Iklim Usaha yang adil. Negara yang termasuk kedalam anggota NAFTA yaitu Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.

5. CAFTA atau Central American Free Trade Area

CAFTA merupakan perjanjian perdagangan bebas yang disetujui oleh Amerika Serikat, dengan beberapa negara Amerika Tengah, diantaranya Costa Rica, El Salvador, Guatemala, Honduras, dan Nikaragua. Tujuan CAFTA untuk mewujudkan kemajuan perdagangan antar negara anggotanya.

6. APEC atau Asian-Pacific Economic Cooperation

APEC didirikan tahun 1989 oleh beberapa negara di wilayah Asia dan Pasifik. Tujuan utama APEC adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mempererat komunitas negara-negara yang terletak di kawasan Asia Pasifik. Kemunculan APEC diharapkan dapat berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi negara-negara di kawasan Asia Pasifik. 

B. Organisasi Global

1. GATT (General Agreement on Tariffs and Trade)

GATT merupakan sebuah aturan perdagangan internasional yang disetujui oleh 23 negara pada tanggal 30 Oktober 1947 di Jenewa, Swiss, dan mulai efektif di tanggal 1 Januari 1948. Tujuan GATT adalah untuk menerapkan prinsip - prinsip umum liberalisasi perdagangan berdasarkan traktat multilateral yang telah disepakati. Berdasarkan traktat tersebut, ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti pengurangan tarif, penghapusan kendala perdagangan, dan penghapusan praktik perdagangan yang diskriminatif. 

2. WTO atau World Trade Organization 

Didirikan tanggal 1 Januari 1995 untuk menggantikan GATT. WTO dibentuk karena adanya pemikiran untuk membentuk badan tingkat tinggi yang permanen. Tujuan WTO antara lain mewujudkan perdagangan internasional yang stabil, meningkatkan volume perdagangan antar-negara, mengembangkan sistem perdagangan multilateral, dan meningkatkan pemanfaatan sumber kekayaan dunia untuk produksi. Hingga tahun 2017, anggota WTO berjumlah 164 negara anggota dan 22 negara pengamat.

3. OPEC atau Organization of Petroleum Exporting Countries

OPEC didirikan pada bulan September 1960 di Baghdad oleh Iran, Irak, Kuwait, Saudi Arabia, dan Venezuela. Pendirian OPEC dilatarbelakangi oleh keberadaan perusahaan minyak bumi multinasional Amerika Serikat, yang sering melakukan monopoli pasar minyak bumi. Tujuan utama OPEC adalah untuk mengatur dan menyamakan kebijakan tentang minyak bumi di antara negara anggota, dan untuk menjaga stabilitas minyak bumi di pasar agar terdapat suplai yang berkelanjutan.

Bidang Militer


Organisasi Regional

1. NATO atau North Atlantic Treaty Organization 

NATO didirikan oleh Amerika Serikat di tanggal 4 April 1949. Alasan utama kerjasama militer ini dibentuk untuk mencegah penyebaran paham komunis dari Uni Soviet. Tujuannya untuk melindungi negara anggotanya jika diserang oleh pihak lain atau demi menghadapi ancaman Uni Soviet. 

2. Pakta Warsawa

Pakta Warsawa merupakan organisasi militer bentuka Uni Soviet untuk menandingi NATO. Anggota pakta warsawa antara lain Albania, Bulgaria, Cekoslovakia, Jerman Timur, Hungaria, Polandia, dan Rumania bersama dengan Uni Soviet. Pakta Warsawa dibentuk sebagai reaksi bergabungnya Jerman Barat ke NATO di tahun 1955. Tujuan dari organisasi ini untuk melindungi kekuatan militer di wilayah Eropa Tengah dan Eropa Timur demi mencegah pengaruh Amerika Serikat. 

3. SEATO atau Southeast Asia Treaty Organization

SEATO dibentuk pada tanggal 8 September 1954 di Filipina dan bermarkas di Bangkok. SEATO beranggotakan negara Filipina, Thailand, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Pakistan, Bangladesh, Prancis, dan Inggris. Tujuan dari organisasi ini untuk membendung ancaman persebaran pengaruh komunis di Vietnam ke negara Asia Tenggara lainnya. SEATO dibubarkan pada tanggal 30 Juni 1977 karena banyak anggotanya yang ke luar. 

4. CENTO atau Central East Treaty Organization

CENTO didirikan pada tahun 1955. Dipelopori oleh Iran, Irak, Pakistan, Turki, dan Inggris. Tujuannya untuk membendung ancaman persebaran ideologi komunis di kawasan Timur Tengah. Dalam perkembangannya, CENTO tidak bisa memenuhi kepentingan di Timur Tengah. Akibatnya, banyak anggota CENTO yang memutuskan untuk keluar. Sampai akhirnya CENTO dibubarkan oleh Inggris pada tanggal 16 Maret 1979.

5. ANZUS atau Australia New Zealand United States Security Treaty

ANZUS dibentuk pada tanggal 1 September 1951 di kota San Fransisco, Amerika Serikat. Tujuannya untuk membendung ancaman persebaran paham ideologi komunis di kawasan Australia dan Oseania.

 

 

  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

Pajak

PAJAK Pengertian Pajak adalah iuran rakyat kepada negara bersifat wajib dan dapat dipaksakan yang diatur oleh undang-undang, dengan balas jasa tidak langsung. Fungsi Pajak   1. Anggaran     Pajak sebagai kontributor terbesar pembangunan fasilitas publik dan pembangunan nasional. 2. Regulasi     Pajak sebagai alat melaksanakan kebijakan sosial ekonomi, misalnya mengatur pajak untuk barang mewah dan perdagangan internasional.   3. Stabilitas     Pajak sebagai salah satu instrumen fiskal untuk mengatasi inflasi maupun deflasi.   4. Redistribusi pendapatan     Pajak digunakan untuk pemerataan pendapatan masyarakat. Penggolongan Pajak   1. Pajak langsung     Beban pajak ini harus ditanggung langsung oleh wajib pajak dan tidak dapat dialihkan. Contoh: PPh. 2. Pajak tidak langsung     Beban pajak ini dapat dialihkan kepada ...

Kurva Kemungkinan Produksi dan Cara Meningkatkan Mutu Produksi

  Kurva Kemungkinan Produksi ( Production Possibility Curve )   Kurva kemungkinan produksi  (KKP) > kurva yang menggambarkan berbagai kemungkinan kombinasi dua barang yang dapat diproduksi dengan faktor produksi yang sama.  Misalnya suatu perusahaan memproduksi dua jenis barang yaitu barang X dan barang Y. Jumlah total maksimum barang yang dapat diproduksi adalah sebesar 100 unit, pilihan kombinasi maksimum yang dapat dipilih akan terlihat seperti gambar berikut.   Kurva Kemungkinan Produksi   Dari gambar diatas, sepanjang kurva kemungkinan produksi, jumlah produksi maksimum adalah 100 unit dengan asumsi sebagai berikut: 1.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik A, artinya perusahaan memilih kombinasi 100 unit yang terdiri dari 30 unit barang Y dan 70 unit barang X. 2.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik B, artinya perusahaan memilih kombinasi maksimum yang terdiri dari 10 unit barang Y dan 90 unit...