Metode Penelitian
Metode penelitian merupakan bentuk lain dari metode ilmiah yang
telah dijelaskan. Berikut merupakan jenis metode penelitian.
Metode Survei dan Metode
Eksperimen
Secara umum kedua metode ini merupakan bagian dari metode
kuantitatif. Pada metode survei, penelitian dilakukan dengan
mengamati kejadian yang terjadi di masa lampau atau masa kini tanpa terlibat
secara langsung. Teknik yang digunakan biasanya berupa kuesioner. Sedangkan
pada metode eksperimen, peneliti dapat melakukan kontrol
terhadap penelitian yang dilakukannya. Maka, hasil penelitian pun akan beragam
bergantung pada komponen yang dikontrol oleh peneliti. Teknik yang digunakan
biasanya dilakukan di laboratotium.
Metode Penelitian
Kombinasi
Metode kombinasi digunakan saat metode kualitatif dan metode
kuantitatif dirasa kurang efektif dan tidak cukup akurat dalam meneliti suatu
permasalahan sosial. Penggunaan metode kombinasi dapat menghasilkan pemahaman yang
lebih baik dibandingkan dengan menggunakan salah satu metode. Penelitian ini
berguna untuk memahami makna suatu permasalahan dan membuat kesimpulan menjadi
satu bentuk generalisasi.
Metode Deskriptif
Metode deskriptif merupakan bagian dari metode kualitatif. Metode
deksriptif berisikan gambaran berupa deskripsi atau penjelasan secara tertulis
dan rinci mengenai hasil penelitian.Metode deskriptif biasanya dilakukan dengan
observasi partisipatoris, dimana peneliti melakukan penelitian secara
partisipatif atau menjadi bagian dari masyarakat dan objek penelitian secara
langsung.
Metode Penelitian
Pengembangan
Metode penelitian pengembangan sering disebut juga dengan
istilah research & development, penelitian ini banyak digunakan
dalam dunia pendidikan. Penelitian pengembangan tidak hanya digunakan untuk
mengumpulkan data dan hasil penelitian, tetapi sebagai bahan validasi,
pengembangan, dan evaluasi dari masalah yang tengah diteliti.
Metode Analisis Data
Metode Analisis Data Kualitatif
Reduksi atau Manajemen Data
Pada tahap ini ditandai dengan proses pemilihan, penyederhanaan,
dan transformasi data kasar yang didapatkan dari hasil penelitian. Data kasar
tersebut biasanya berupa catatan-catatan tertulis di lapangan sebab penelitian
kualitatif biasanya menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan
observasi partisipatoris.
Data hasil wawancara berupa teks, audio, dan video harus
dikonversi terlebih dahulu yang dinamakan dengan transkripsi. Transkripsi
dilakukan sebagai awal yang penting dalam tahap manajemen atau reduksi data
sebab berguna bagi keperluan analisis.
Triangulasi
Selain menggunakan reduksi data, penelitian juga memerlukan
triangulasi yang digunakan untuk menguji keabsahan data dan juga dilakukan
untuk memperkaya data. Triangulasi memiliki peran penting dalam menentukan
validitas informasi yang diperoleh, sebab dilakukan dengan membandingkan data
hasil pengamatan dengan data hasil wawancara. Selain itu triangulasi juga
dilakukan dengan membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang
berkaitan guna memperkaya data penelitian.
Koding
Koding dilakukan dengan mengelola sekaligus mengelompokkan
keseluruhan material atau data hasil penelitian berdasarkan tema tertentu yang
relevan dengan fokus penelitian yang ada. Data yang sudah diklasifikasikan dan
diidentifikasi melalui proses koding kemudian diberikan label sesuai tema dan
keperluan penelitian guna memudahkan proses analisis data.
Interpretasi Data
Layaknya proses koding, interpretasi data tidak hanya dilakukan
sekali, melainkan berulang. Hal tersebut bertujuan agar data tekstual yang
sudah diklasifikasikan sesuai tema diinterpretasi kembali guna menacari
hubungan antartema atau kode yang berbeda. Selain itu tahap ini juga
menunjukkan subjektivitas peneliti dalam analisis data kualitatif.
Kesimpulan
Kegiatan ini merupakan kegiatan akhir dalam penelitian. Metode
analisis ini dilakukan dengan menarik kesimpulan dan memberikan verifikasi pada
data penelitian sebelum selanjutnya disajikan sebagai hasil penelitian.
Komentar
Posting Komentar