Langsung ke konten utama

Metode Ilmiah

 

Metode ilmiah merupakan prosedur atau tata cara yang bersifat sistematis, digunakan para peneliti untuk memecahkan masalah-masalah penelitian sosial. Terdapat dua metode di dalam penelitian sosial, yaitu:

Metode Kualitatif 

Metode kualitatif merupakan metode ilmiah yang memberikan gambaran hasil penelitian berbentuk deskripsi. Metode ini didapatkan melalui teori dan juga studi literatur dengan durasi waktu yang relatif lama. Kualitatif biasanya dilakukan oleh peneliti yang melakukan observasi partisipatoris dan instrumen penelitian berbentuk wawancara. 

Metode Kuantitatif 

Metode kuantitatif merupakan metode ilmiah yang memanfaatkan banyak data dalam lingkungan masyarakat. Data tersebut biasanya berupa angka yang dapat dihitung menggunakan metode statistika. 

Perbedaan Metode Kuantitatif dan Kualitatif

Kuantitatif 

Kualitatif

Data numerik

Data naratif 

Menggunakan objektivitas 

Mementingkan subjektivitas

Diawali dengan hipotesis

Tidak memerlukan hipotesis

Subjek penelitian disebut responden

Subjek penelitian disebut informan

Peneliti bukan sebagai instrumen

Peneliti sebagai instrumen

Instrumen disebut kuesioner atau angket

Instrumen disebut panduan wawancara

Jangkauan penelitian lebih luas

Jangkauan penelitian terbatas 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

Siswa Madrasah Pelopor Moderasi Beragama

  Rencana Aksi Kegiatan Siswa Madrasah Sebagai Pelopor Moderasi Beragama, Inisiator Pada Masa Bonus Demografi, Dengan Memanfaatkan Revolusi Teknologi Oleh: Moh Suma Firman R – MAN 3 Tulungagung Perubahan dunia secara global kini tengah memasuki fase yang disebut dengan istilah revolusi industri 4.0. Era ini datang dan menuntut generasi muda untuk bepikir kreatif dan inovatif dalam segala aspek kehidupan terutama dalam hal penguasaan teknologi. Yang akan bergerak dinamis dan terus menghadirkan banyak perubahan yang tidak bisa dibendung. Dalam hal ini siswa madrasah patutnya menjadi panutan dan harapan masa depan bangsa yang mampu menempatkan Indonesia pada posisi yang tepat sesuai perubahan yang ada, dengan konsep moderasi beragama. Berdasar data siaran pers Bappenas (2017) penduduk Indonesia akan mencapai masa bonus demografi   pada tahun 2030 mendatang, yakni penduduk usia produktif diprediksi mencapai 64 persen dari total proyeksi penduduk Indonesia sebesar 297 juta ji...

Pajak

PAJAK Pengertian Pajak adalah iuran rakyat kepada negara bersifat wajib dan dapat dipaksakan yang diatur oleh undang-undang, dengan balas jasa tidak langsung. Fungsi Pajak   1. Anggaran     Pajak sebagai kontributor terbesar pembangunan fasilitas publik dan pembangunan nasional. 2. Regulasi     Pajak sebagai alat melaksanakan kebijakan sosial ekonomi, misalnya mengatur pajak untuk barang mewah dan perdagangan internasional.   3. Stabilitas     Pajak sebagai salah satu instrumen fiskal untuk mengatasi inflasi maupun deflasi.   4. Redistribusi pendapatan     Pajak digunakan untuk pemerataan pendapatan masyarakat. Penggolongan Pajak   1. Pajak langsung     Beban pajak ini harus ditanggung langsung oleh wajib pajak dan tidak dapat dialihkan. Contoh: PPh. 2. Pajak tidak langsung     Beban pajak ini dapat dialihkan kepada ...