Langsung ke konten utama

MASA RENAISANS DAN PERKEMBANGAN REVOLUSI TEKNOLOGI

 


A. MASA RENAISANS


Renaisans berasal dari bahasa Perancis yaitu Re yang berarti kembali dan naitre yang berarti kelahiran. Renaisans bisa diartikan sebagai sebuah gerakan kebangkitan kembali budaya Eropa klasik (Romawi dan Yunani). Renaisans merupakan gerbang pembuka lahirnya abad pencerahan di Eropa. 

Faktor Pendorong Lahirnya Renaisans

- Kekuasaan kaum gereja yang bersifat absolut dan dogmatis.

- Kondisi Eropa yang mengalami ketertinggalan di segala bidang kehidupan.

- Adanya stratifikasi sosial berdasarkan sistem feodalisme.

- Berkembangnya ajaran rasionalisme dan humanisme di Eropa.

Proses Berjalannya Renaisans

- Kemunculan kota-kota dagang (gilda) di Italia yang digunakan untuk pemberangkatan tentara salib, seperti Genoa, Fiorence, Venezia dan Pisa.

- Lahirnya bandar-bandar dagang baru di Italia yang disebut dengan golongan borjuis. 

- Keluarga Medicci mempelopori pembangunan museum dan galeri seni di Italia, sebagai sebuah bentuk perwujudan eksistensinya.

 

- Kemunculan golongan humanis, yaitu golongan yang menghabiskan hidupnya untuk mempelajari karya seni klasik Romawi dan Yunani. Golongan humanis mempunyai ciri - ciri pola pikir yang kritis, skeptis, kuriositas tinggi dan berpikir out of the box. Tokoh terkenal yang termasuk kedalam golongan humanis adalah Leonardo da Vinci, Michaelangelo Buonarotti, Dante Alieghre, Erasmus, Thomas Moore, dan William Shakespeare.

 

Dampak Renaisans

- Penyebaran paham humanisme di Eropa yang menekankan eksistensi manusia dibuktikan dengan pola pikir dan akal budinya.

- Kebangkitan kembali kebudayaan klasik Yunani dan Romawi yang menjadi inspirasi.

- Kemajuan pesat di bidang ilmu pengetahuan.

- Berkembangnya paham kebebasan dan kemandirian di kalangan masyarakat Eropa.

- Mendorong lahirnya penemuan dunia baru lewat penjelajahan samudra.


B. REVOLUSI INDUSTRI


Revolusi industri bisa diartikan sebagai sebuah perubahan mendasar di bidang teknologi, ditandai dengan digantikannya sistem manual oleh sistem mekanik atau mesin. Selain itu, revolusi industri juga bisa diartikan sebagai perubahan sistem ekonomi di bidang industri menggantikan sistem agraris. Revolusi teknologi pertama kali terjadi di Inggris pada abad ke-17.

Faktor Pendorong Terjadinya Revolusi Industri

- Terjadinya ledakan penduduk di Inggris.

- Revolusi agraria di Inggris yang membangun sistem ekonomi pasar.

- Stabilitas politik dan ekonomi Inggris yang terjaga.

- Dibentuknya Royal Society for Improving Knowledge dan Royal Society for England.

Jaminan terhadap kekayaan intelektual dan hak cipta.

- Banyaknya daerah jajahan Inggris di Asia dan Afrika.

- Inggris kaya akan bahan tambang berupa bijih besi dan batu bara.

- Sektor keamanan dalam negeri Inggris yang terjamin.

Proses Berjalannya Revolusi Industri

Revolusi Industri ditandai dengan penemuan mesin uap oleh James Watt pada tahun 1796. Penemuan tersebut mendorong munculnya penemuan-penemuan lain yang berguna bagi kehidupan manusia, seperti penemuan mesin pintal oleh James Hargreaves, penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell, hingga penemuan lampu pijar oleh Thomas Alfa Edison.

Dampak Positif dan Negatif dari Revolusi Industri 

1. Bidang politik

- Lahirnya ajaran imperialisme modern yang menekankan pencarian bahan baku pendukung industri

- Perkembangan paham liberalisme dan sosialisme ke seluruh dunia.

2. Bidang ekonomi

- Harga barang menjadi murah karena banyaknya produksi

- Efisiensi tenaga kerja dan menurunnya standar upah buruh

- Semakin meningkatnya aktivitas perdagangan di seluruh dunia

- Berkembangnya ajaran kapitalisme.

3. Bidang sosial 

- Semakin meningkatnya angka pengangguran

- Tingginya angka kriminalitas (Carnaval of crime)

- Munculnya golongan borjuis (pemilik modal) dan golongan proletar (kaum buruh).

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

Pajak

PAJAK Pengertian Pajak adalah iuran rakyat kepada negara bersifat wajib dan dapat dipaksakan yang diatur oleh undang-undang, dengan balas jasa tidak langsung. Fungsi Pajak   1. Anggaran     Pajak sebagai kontributor terbesar pembangunan fasilitas publik dan pembangunan nasional. 2. Regulasi     Pajak sebagai alat melaksanakan kebijakan sosial ekonomi, misalnya mengatur pajak untuk barang mewah dan perdagangan internasional.   3. Stabilitas     Pajak sebagai salah satu instrumen fiskal untuk mengatasi inflasi maupun deflasi.   4. Redistribusi pendapatan     Pajak digunakan untuk pemerataan pendapatan masyarakat. Penggolongan Pajak   1. Pajak langsung     Beban pajak ini harus ditanggung langsung oleh wajib pajak dan tidak dapat dialihkan. Contoh: PPh. 2. Pajak tidak langsung     Beban pajak ini dapat dialihkan kepada ...

Kurva Kemungkinan Produksi dan Cara Meningkatkan Mutu Produksi

  Kurva Kemungkinan Produksi ( Production Possibility Curve )   Kurva kemungkinan produksi  (KKP) > kurva yang menggambarkan berbagai kemungkinan kombinasi dua barang yang dapat diproduksi dengan faktor produksi yang sama.  Misalnya suatu perusahaan memproduksi dua jenis barang yaitu barang X dan barang Y. Jumlah total maksimum barang yang dapat diproduksi adalah sebesar 100 unit, pilihan kombinasi maksimum yang dapat dipilih akan terlihat seperti gambar berikut.   Kurva Kemungkinan Produksi   Dari gambar diatas, sepanjang kurva kemungkinan produksi, jumlah produksi maksimum adalah 100 unit dengan asumsi sebagai berikut: 1.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik A, artinya perusahaan memilih kombinasi 100 unit yang terdiri dari 30 unit barang Y dan 70 unit barang X. 2.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik B, artinya perusahaan memilih kombinasi maksimum yang terdiri dari 10 unit barang Y dan 90 unit...