Langsung ke konten utama

Konflik bersifat Kekerasan dan Dampak terhadap Disintegrasi Sosial

 

 

Definisi Kekerasan 

Menurut KBBI, kekerasan adalah perbuatan seseorang atau kelompok yang menyebabkan cedera atau kerusakan fisik atau barang orang lain. 

Kekerasan dapat muncul ketika individu mengabaikan norma dan nilai yang berlaku. Apabila kekerasan itu terjadi, dapat menimbulkan tindakan irasional. Tindakan irasional merupakan tindakan yang tidak bisa diterima oleh akal sehat 

Bentuk Kekerasan :

1.   Direct violence : tindakan melukai orang lain dengan sengaja. Contoh : memukul orang,  membunuh, atau memperkosa

2.  Indirect violence : mengekang, mengurangi hak seseorang, mengarah ketidaksetaraan dan diskriminasi. Contoh :  memfitnah, atau apabila melihat teman yang dibully dibiarkan saja  

Teori Kekerasan 

1.  Teori faktor individual : kekerasan terjadi karena agresivitas perilaku individu, perilaku yang menunjukkan adanya aktivitas individu menyakiti orang lain baik secara verbal maupun fisik. Teori ini juga memandang kekerasan dapat terjadi karena seseorang kelainan jiwa, dan disebabkan karena faktor psikopat atau pengaruh obat tertentu

2.  Dalam masyarakat terdapat banyak kelompok yang ingin mengedepankan identitasnya masing-masing, karena ingin saling mengedepankan identitasnya, muncul benturan antar identitas kelompok. Teori faktor kelompok, kekerasan terjadi karena ada benturan identitas antar kelompok. Contoh : suporter sepak bola

3.  Teori dinamika kelompok menyatakan bahwa kekerasan terjadi karena adanya deprivasi relatif. Deprivasi relatif itu adanya pertentangan antara situasi yang diharapkan dengan situasi yang terjadi dalam kenyataan. Setiap orang maupun kelompok memiliki rasa ketidakpuasan terhadap keadaan yang dimilikinya dan membandingkan dengan kehidupan orang atau kelompok lain. Akhirnya rasa ketidakpuasan tersebut timbul menjadi kecemburuan sosial dalam masyarakat. Contoh : konflik yang sering terjadi antara warga pendatang dan warga asli  

Disintegrasi Sosial 

Adanya ketidakserasian unsur dalam masyarakat yang menyebabkan sistem pada masyarakat menjadi tidak berfungsi dengan baik. Situasi dalam disintegrasi sosial akan menjadi chaos atau kacau. Chaos berarti banyaknya permasalahan yang muncul dalam kehidupan masyarakat dan muncul di waktu yang bersamaan, dan hidup masyarakat juga tidak teratur. Keadaan seperti ini dapat menimbulkan anomie, atau kehidupan tanpa aturan.

Tanda-Tanda Adanya Disintegrasi Sosial :

1.   Masyarakat tidak lagi mematuhi norma yang ada. 

2.   Muncul perbedaan paham dan pandangan dalam masyarakat (vested interest).

3.   Tidak adanya sanksi yang tegas bagi pelanggar norma dalam masyarakat.

4.   Wibawa para pemimpin dan tokoh masyarakat yang mulai menurun akibat masyarakat tidak lagi mematuhi aturan dan kebijakan yang berlaku. 

Menciptakan Perdamaian 

Setiap kelompok atau masyarakat memiliki kesamaan tujuan dalam mencapai kehidupan yang damai dan harmonis. Kehidupan yang harmonis dalam masyarakat ditandai dengan keadaan yang penuh toleransi atau saling menghargai. Meski begitu, konflik dalam masyarakat bukan sesuatu yang dapat dihindari akibat perbedaan latar belakang yang dimiliki individu sebagai anggota kelompok masyarakat. 

Perdamaian dan konflik saling berkaitan. Oleh karena itu, apabila terdapat konflik di masyarakat selalu ada usaha untuk menciptakan perdamaian agar konflik berakhir.  Usaha menciptakan perdamaian tersebut merupakan metode yang dilakukan masyarakat untuk mendorong anggotanya berperilaku sejalan dengan nilai dan norma sosial yang berlaku. Upaya yang dilakukan masyarakat bisa dengan mengajak, mendidik, serta memaksa warga masyarakat mematuhi nilai dan norma sosial yang berlaku.

Pengertian Perdamaian 

Dalam menciptakan perdamaian di masyarakat, berikut ini merupakan ciri yang dapat menjelaskan suatu kelompok masyarakat telah mencapai kondisi perdamaian: 

1.   Individu dan kelompok memiliki upaya penyelesaian konflik tanpa kekerasan.

2.   Tidak terdapat konflik dalam masyarakat yang mengakibatkan perpecahan. 

3.   Tiap-tiap individu sebagai anggota kelompok memiliki kebebasan berpendapat tanpa ada tekanan dari pihak lain. 

Jadi, dapat disimpulkan bahwa perdamaian adalah kondisi di mana masyarakat dan setiap anggota di dalamnya memiliki kebebasan untuk berpendapat. Selain itu perdamaian ditandai dengan setiap anggota masyarakat dapat menyelesaikan masalah, konflik, dan pertentangan melalui cara-cara yang baik tanpa melibatkan kekerasan. 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

tribina

Kalian tau nggak apa itu Tribina? Tribina merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dibentuk oleh BKKBN dengan tujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat terkait dengan pembinaan keluarga, yang mengedepankan peran serta kepedulian anggota keluarga guna mencapai kesejahteraan di dalam keluarga. Tri Bina memiliki tujuan khusus untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan orangtua maupun anggota keluarga lainnya dalam membina balita maupun remaja. Untuk balita berhubungan dengan pola asuh balita, perkembangan fisik atau tumbuh kembang balita, kemampuan motorik. Sedangkan untuk remaja mengenai cara efektif berinteraksi dengan remaja, bimbingan kepada anak remaja, dan lain-lain. Selain itu, Tri Bina juga mengedepankan kesejahteraan lansia agar tetap memiliki produktifitas yang baik di lingkungan keluarga dan masyarakat. Berdasarkan uraian tersebut, Tri Bina dibagi menjadi 3 bagian, diantaranya adalah BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja), BKL (Bina Keluar...

Kurva Kemungkinan Produksi dan Cara Meningkatkan Mutu Produksi

  Kurva Kemungkinan Produksi ( Production Possibility Curve )   Kurva kemungkinan produksi  (KKP) > kurva yang menggambarkan berbagai kemungkinan kombinasi dua barang yang dapat diproduksi dengan faktor produksi yang sama.  Misalnya suatu perusahaan memproduksi dua jenis barang yaitu barang X dan barang Y. Jumlah total maksimum barang yang dapat diproduksi adalah sebesar 100 unit, pilihan kombinasi maksimum yang dapat dipilih akan terlihat seperti gambar berikut.   Kurva Kemungkinan Produksi   Dari gambar diatas, sepanjang kurva kemungkinan produksi, jumlah produksi maksimum adalah 100 unit dengan asumsi sebagai berikut: 1.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik A, artinya perusahaan memilih kombinasi 100 unit yang terdiri dari 30 unit barang Y dan 70 unit barang X. 2.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik B, artinya perusahaan memilih kombinasi maksimum yang terdiri dari 10 unit barang Y dan 90 unit...