Langsung ke konten utama

KEHIDUPAN EKONOMI MASA DEMOKRASI TERPIMPIN

 

Perkembangan Ekonomi Masa Demokrasi Terpimpin

Kondisi Ekonomi Masa Demokrasi Terpimpin

Ekonomi dimasa demokrasi terpimpin sangat terpuruk. Perekonomian Indonesia ngarah ke sistem ekonomi etatisme yang sepenuhnya dikendalikan oleh pemerintah. Bahkan, Indonesia juga mengalami defisit anggaran dan inflasi yang disebabkan oleh kebijakan politik mercusuar. Ternyata kebijakan poliytik mercusuar telah ngabisak banyak uang APBN. Untuk memperbaiki perekonomian Indonesi, pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan, diantaranya:

1.  Membentuk Dewan Perancang Nasional (Depernas)

Depernas dipimpin oleh Moh. Yamin, yang tugasnya untuk menyusun program kerja pola pembangunan nasional yang dikenal Pola Pembangunan Semesta Berencana. Jadi, pembangunan yang akan dilakukan harus mertimbangkan faktor pembiayaan dan waktu pelaksanaan pembangunan. Agar pembangunan lebih terarah dan tepat sasaran.

2. Devaluasi Mata Uang

Kebijakan devaluasi mata uang atau penurunan nilai uang dikeluarkan pada tanggal 24 Agustus 1959. Kebijakan ini juga dikenal dengan istilah sanering. Maksudnya, uang Rp.1.000 dan Rp.500 nilainya diturunkan menjadi Rp.100 dan Rp.50. Tujuannya untuk meningkatkan nilai rupiah dan melindungi tabungan rakyat.

3. Deklarasi Ekonomi (DEKON)

Pada tanggal 24 maret 1963, Presiden Soekarno mengumumkan langkah-langkah untuk menangani masalah ekonomi yang kian merosot. Langkah ini dikenal dengan istilah Deklarasi Ekonomi atau Dekon. Pasca dikeluarkannya kebijakan dekon, pemerintah mengeluarkan peraturan tentang ekspor, impor dan harga-harga.

4. Badan Perancangan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Untuk meningkatkan kinerja Depernas yang udah dibentuk sebelumnya, pemerintah mengeluarkan beberapa keputusa, diantaranya:

1) Presiden Soekarno  memasukkan Depernas ke dalam Kabinet Kerja. 

2) Pembentukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas untuk menggantikan keberadaan Depernas. 

Tugas Bappenas sendiri untuk menyusun rencana pembangunan jangka panjang maupun pendek. Menyusun rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara. Kemudian mengendalikan dan ngevaluasi pelaksanaan rencana pembangunan. Terakhir ngambil keputusan dalam penanganan permasalahan mendesak dan berskala besar, sesuai penugasan. 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

Pajak

PAJAK Pengertian Pajak adalah iuran rakyat kepada negara bersifat wajib dan dapat dipaksakan yang diatur oleh undang-undang, dengan balas jasa tidak langsung. Fungsi Pajak   1. Anggaran     Pajak sebagai kontributor terbesar pembangunan fasilitas publik dan pembangunan nasional. 2. Regulasi     Pajak sebagai alat melaksanakan kebijakan sosial ekonomi, misalnya mengatur pajak untuk barang mewah dan perdagangan internasional.   3. Stabilitas     Pajak sebagai salah satu instrumen fiskal untuk mengatasi inflasi maupun deflasi.   4. Redistribusi pendapatan     Pajak digunakan untuk pemerataan pendapatan masyarakat. Penggolongan Pajak   1. Pajak langsung     Beban pajak ini harus ditanggung langsung oleh wajib pajak dan tidak dapat dialihkan. Contoh: PPh. 2. Pajak tidak langsung     Beban pajak ini dapat dialihkan kepada ...

tribina

Kalian tau nggak apa itu Tribina? Tribina merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dibentuk oleh BKKBN dengan tujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat terkait dengan pembinaan keluarga, yang mengedepankan peran serta kepedulian anggota keluarga guna mencapai kesejahteraan di dalam keluarga. Tri Bina memiliki tujuan khusus untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan orangtua maupun anggota keluarga lainnya dalam membina balita maupun remaja. Untuk balita berhubungan dengan pola asuh balita, perkembangan fisik atau tumbuh kembang balita, kemampuan motorik. Sedangkan untuk remaja mengenai cara efektif berinteraksi dengan remaja, bimbingan kepada anak remaja, dan lain-lain. Selain itu, Tri Bina juga mengedepankan kesejahteraan lansia agar tetap memiliki produktifitas yang baik di lingkungan keluarga dan masyarakat. Berdasarkan uraian tersebut, Tri Bina dibagi menjadi 3 bagian, diantaranya adalah BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja), BKL (Bina Keluar...