Langsung ke konten utama

KEHIDUPAN AWAL KEMERDEKAAN

 

 

Setelah memproklamasikan diri pada 17 Agustus 1945, Indonesia belum bisa menata sistem pemerintahan dengan sempurna. Para pendiri Indonesia masih terus mencari sistem pemerintahan yang tepat untuk Indonesia. Bahkan, Indonesia masih menghadapi konflik bersenjata dengan Belanda. Setelah Soekarno-Hatta dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 18 Agustus 1945, sistem pemerintahan yang diterapkan adalah presidensial, dimana presiden memegang kekuasaan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Pada awal kemerdekaan dengan sistem pemerintahan presidensial ini, dibentuk beberapa kabinet seperti Kabinet Syahrir, Kabinet Amir Syarifuddin, dan Kabinet Hatta. Periode ini diwarnai dengan konflik antara Indonesia dengan Belanda. Saat itu, Belanda memiliki hasrat untuk kembali berkuasa di Indonesia. 


Masa Republik Indonesia Serikat (RIS)

 

Konflik antara Indonesia-Belanda akhirnya ditengahi oleh PBB dengan diadakannya Konferensi Meja Bundar atau KMB. KMB diadakan di Den Haag, Belanda, pada tanggal 23 Agustus - 2 November 1949. Salah satu hasil KMB ialah menetapkan Indonesia menjadi negara federasi atau Republik Indonesia Serikat (RIS). Wilayah Indonesia harus dipecah-pecah menjadi beberapa negara bagian, seperti Negara Republik Indonesia, Negara Indonesia Timur, Negara Pasundan, Negara Jawa Timur, Negara Madura, Negara Sumatera Timur, dan Negara Sumatera Selatan. RIS ini tidak berlangsung lama. Pada tanggal 17 Agustus 1950, Indonesia kembali menjadi negara kesatuan. Pasca RIS ini, sistem pemerintahan yang diterapkan adalah sistem parlementer.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

tribina

Kalian tau nggak apa itu Tribina? Tribina merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dibentuk oleh BKKBN dengan tujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat terkait dengan pembinaan keluarga, yang mengedepankan peran serta kepedulian anggota keluarga guna mencapai kesejahteraan di dalam keluarga. Tri Bina memiliki tujuan khusus untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan orangtua maupun anggota keluarga lainnya dalam membina balita maupun remaja. Untuk balita berhubungan dengan pola asuh balita, perkembangan fisik atau tumbuh kembang balita, kemampuan motorik. Sedangkan untuk remaja mengenai cara efektif berinteraksi dengan remaja, bimbingan kepada anak remaja, dan lain-lain. Selain itu, Tri Bina juga mengedepankan kesejahteraan lansia agar tetap memiliki produktifitas yang baik di lingkungan keluarga dan masyarakat. Berdasarkan uraian tersebut, Tri Bina dibagi menjadi 3 bagian, diantaranya adalah BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja), BKL (Bina Keluar...

Kurva Kemungkinan Produksi dan Cara Meningkatkan Mutu Produksi

  Kurva Kemungkinan Produksi ( Production Possibility Curve )   Kurva kemungkinan produksi  (KKP) > kurva yang menggambarkan berbagai kemungkinan kombinasi dua barang yang dapat diproduksi dengan faktor produksi yang sama.  Misalnya suatu perusahaan memproduksi dua jenis barang yaitu barang X dan barang Y. Jumlah total maksimum barang yang dapat diproduksi adalah sebesar 100 unit, pilihan kombinasi maksimum yang dapat dipilih akan terlihat seperti gambar berikut.   Kurva Kemungkinan Produksi   Dari gambar diatas, sepanjang kurva kemungkinan produksi, jumlah produksi maksimum adalah 100 unit dengan asumsi sebagai berikut: 1.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik A, artinya perusahaan memilih kombinasi 100 unit yang terdiri dari 30 unit barang Y dan 70 unit barang X. 2.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik B, artinya perusahaan memilih kombinasi maksimum yang terdiri dari 10 unit barang Y dan 90 unit...