Langsung ke konten utama

Kebudayaan

 

 Menurut Koentjaraningrat. Kebudayaan merupakan keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka hidup bermasyarakat dan dijadikan milik manusia dengan belajar.

Menurut Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi. Kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Wujud Kebudayaan

1.  Gagasan. Kumpulan ide, nilai, dan norma yang bersifat abstrak, tidak dapat disentuh.

2.  Aktivitas. Suatu kegiatan atau tindakan masyarakat yang memiliki pola. Bersifat konkret terjadi disekeliling.

3.  Artefak. Hasil dari aktivitas manusia. Berupa benda-benda atau hal yang dapat diraba.

Unsur Kebudayaan

Menurut Clyde Kluckhohn, pada sistem kebudayaan yang sederhana di semua bangsa terdapat tujuh unsur kebudayaan universal atau cultural universal, yaitu:

1.  Bahasa, baik lisan maupun berupa tulisan.

2.  Sistem Pengetahuan. Berisikan kepandaian dan teknologi dalam hal tertentu, misalnya sistem pertanian tradisional yang melihat pergantian musim.

3.  Sistem Kemasyarakatan. Seperti, organisasi sosial, organisasi politik, sistem hukum, sistem perkawinan. 

4.  Sistem Peralatan dan Perlengkapan Hidup Manusia. Terdiri dari alat-alat produksi, pakaian, perumahan, senjata.

5.  Sistem Mata Pencaharian dan Ekonomi. Misalnya seperti pertanian, peternakan, industri, nelayan, sistem produksi, distribusi. 

6.  Sistem Religi. Berupa kepercayaan, keyakinan tentang tuhan, dewa-dewa, ruh, benda-benda suci.  

7.  Kesenian. Berupa gagasan-gagasan, ciptaan seperti seni suara, seni gerak, seni rupa.

Komponen Kebudayaan

Kebudayaan material. Ciptaan masyarakat yang nyata. Contoh : Mangkuk tanah liat, perhiasan, telepon genggam, komputer.

Kebudayaan non-material. Ciptaan masyarakat yang bersifat abstrak yang diwariskan turun-temurun. Contoh : Petuah kehidupan, upacara-upacara adat.

Kedudukan Manusia terhadap Kebudayaan

Sebagai Penganut kebudayaan. Manusia menggunakan kebudayaan sebagai cara hidup, untuk membantu manusia menyelesaikan masalah-masalah.

Sebagai Pembawa Kebudayaan. Manusia dapat membawa kebudayaannya ke manusia lainnya untuk ditularkan.

Sebagai Pencipta kebudayaan. Manusia yang membuat kebudayaan yang kemudian menjalankan kebudayaan tersebut.

Sebagai Manipulator kebudayaan. Manusia dapat menciptakan, memengaruhi dan melakukan perubahan pada kebudayaan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

tribina

Kalian tau nggak apa itu Tribina? Tribina merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dibentuk oleh BKKBN dengan tujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat terkait dengan pembinaan keluarga, yang mengedepankan peran serta kepedulian anggota keluarga guna mencapai kesejahteraan di dalam keluarga. Tri Bina memiliki tujuan khusus untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan orangtua maupun anggota keluarga lainnya dalam membina balita maupun remaja. Untuk balita berhubungan dengan pola asuh balita, perkembangan fisik atau tumbuh kembang balita, kemampuan motorik. Sedangkan untuk remaja mengenai cara efektif berinteraksi dengan remaja, bimbingan kepada anak remaja, dan lain-lain. Selain itu, Tri Bina juga mengedepankan kesejahteraan lansia agar tetap memiliki produktifitas yang baik di lingkungan keluarga dan masyarakat. Berdasarkan uraian tersebut, Tri Bina dibagi menjadi 3 bagian, diantaranya adalah BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja), BKL (Bina Keluar...

Kurva Kemungkinan Produksi dan Cara Meningkatkan Mutu Produksi

  Kurva Kemungkinan Produksi ( Production Possibility Curve )   Kurva kemungkinan produksi  (KKP) > kurva yang menggambarkan berbagai kemungkinan kombinasi dua barang yang dapat diproduksi dengan faktor produksi yang sama.  Misalnya suatu perusahaan memproduksi dua jenis barang yaitu barang X dan barang Y. Jumlah total maksimum barang yang dapat diproduksi adalah sebesar 100 unit, pilihan kombinasi maksimum yang dapat dipilih akan terlihat seperti gambar berikut.   Kurva Kemungkinan Produksi   Dari gambar diatas, sepanjang kurva kemungkinan produksi, jumlah produksi maksimum adalah 100 unit dengan asumsi sebagai berikut: 1.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik A, artinya perusahaan memilih kombinasi 100 unit yang terdiri dari 30 unit barang Y dan 70 unit barang X. 2.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik B, artinya perusahaan memilih kombinasi maksimum yang terdiri dari 10 unit barang Y dan 90 unit...