Faktor Internal
- 1.
Penderitaan akibat eksploitasi penjajahan memunculkan rasa senasib dan
sepenanggungan.
- 2.
Pembangunan komunikasi antar pulau sehingga rakyat dari berbagai kepulauan
semakin mudah dan sering bertemu.
- 3.
Pembatasan penggunaan dan penyebaran bahasa Belanda di kalangan pribumi,
sehingga penggunaan bahasa Melayu berkembang menjadi bahasa Indonesia dan
kemudian menjadi tali pengikat kesatuan.
- 4.
Undang-Undang Desentralisasi 1903 yang berisi pembentukan kotapraja dan
dewan-dewan kotapraja sehingga pribumi mengenal demokrasi modern.
- 5.
Kejayaan masa lalu yang gemilang (Sriwijaya dan Majapahit).
- 6.
Munculnya golongan cendekiawan (terpelajar).
Faktor Eksternal
- 1.
Berkembangnya paham liberalisme akibat perang kemerdekaan Amerika Serikat
(1774-1783) dan Revolusi Prancis (1789).
- 2.
Pelaksanaan politik etis oleh Pemerintah Kolonial Belanda yang salah satu
programnya adalah penerapan pendidikan dan pengajaran bergaya Barat.
- 3.
Kemenangan Jepang atas Rusia pada tahun 1905, yang kemudian membangkitkan
semangat perjuangan melawan bangsa Barat di wilayah Asia dan Afrika
(India, Filipina, dan Cina).
- 4.
Gerakan Nasionalisme Turki (1896-1918), yang memiliki tujuan membentuk
negara kebangsaan Turki.
- 5.
Gerakan Pan-Islamisme (Djamaluddin Al-Afghani) di Timur Tengah, yang
bertujuan untuk memusnahkan imperialisme Barat dengan bersatu menentang
masuknya pedagang asing.
Komentar
Posting Komentar