Langsung ke konten utama

DAMPAK PENJAJAHAN

 


 

Penjajahan Portugis dan Belanda membawa dampak yang cukup signifikan

1. Dampak Penjajahan Portugis

- Bidang Agama

Penyebaran agama Katolik di Nusantara yang dilakukan oleh para misionaris Portugis seperti Fransiskus Xaverius.

 

- Bidang Kesenian

Berkembangnya musik keroncong. Jenis musik ini berasal dari Portugis yang disebut fado. 

 

- Bidang Bahasa

Terdapat beberapa kosa kata Portugis yang dipakai atau diserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti kata bendera (dari bandera), sepatu (dari sapato), dan lemari (dari almario).


2. Dampak Penjajahan Belanda

- Bidang Pendidikan

Belanda mengembangkan sekolah modern seperti tingkat sekolah dasar (Hollandsch Inlandsche School/HIS), tingkat sekolah menengah pertama (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs/MULO), tingkat sekolah menengah atas (Algemeene Middelbare School/AMS), tingkat universitas (School Tot Opleiding van Inlandsche Artsen/STOVIA), dan tingkat kejuruan (Opleiding School voor Inlandsche Ambtenaren).

 

- Bidang Gaya hidup

Belanda meninggalkan pengaruh gaya hidup pada rakyat Nusantara seperti budaya minum-minuman keras, pesta, dansa, model pakaian (rok, jas, dasi, topi), hingga gaya perkawinan.

- Bidang Bahasa

Terdapat beberapa kosa kata Belanda yang dipakai atau diserap dalam bahasa Indonesia, seperti knalpot, vermaak, afdruk, dan spoor.

- Bidang Politik

Pembagian wilayah birokrasi dan administrasi pemerintahan, dari tingkat provinsi (prevwctuur) hingga kabupaten (regentschap).

- Bidang Hukum

Belanda mewariskan sistem hukum modern yang masih bertahan hingga kini, seperti Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

- Bidang Ekonomi

Belanda mewariskan sistem ekonomi liberal, hingga sistem pengupahan.

- Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Belanda mewariskan teknologi berbasis mesin, seperti mesin pengolah hasil bumi hingga alat-alat transportasi. Selain itu, teknologi komunikasi dan informasi seperti telegram, radio, hingga televisi juga dikenalkan oleh Jepang. 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

Siswa Madrasah Pelopor Moderasi Beragama

  Rencana Aksi Kegiatan Siswa Madrasah Sebagai Pelopor Moderasi Beragama, Inisiator Pada Masa Bonus Demografi, Dengan Memanfaatkan Revolusi Teknologi Oleh: Moh Suma Firman R – MAN 3 Tulungagung Perubahan dunia secara global kini tengah memasuki fase yang disebut dengan istilah revolusi industri 4.0. Era ini datang dan menuntut generasi muda untuk bepikir kreatif dan inovatif dalam segala aspek kehidupan terutama dalam hal penguasaan teknologi. Yang akan bergerak dinamis dan terus menghadirkan banyak perubahan yang tidak bisa dibendung. Dalam hal ini siswa madrasah patutnya menjadi panutan dan harapan masa depan bangsa yang mampu menempatkan Indonesia pada posisi yang tepat sesuai perubahan yang ada, dengan konsep moderasi beragama. Berdasar data siaran pers Bappenas (2017) penduduk Indonesia akan mencapai masa bonus demografi   pada tahun 2030 mendatang, yakni penduduk usia produktif diprediksi mencapai 64 persen dari total proyeksi penduduk Indonesia sebesar 297 juta ji...

Pajak

PAJAK Pengertian Pajak adalah iuran rakyat kepada negara bersifat wajib dan dapat dipaksakan yang diatur oleh undang-undang, dengan balas jasa tidak langsung. Fungsi Pajak   1. Anggaran     Pajak sebagai kontributor terbesar pembangunan fasilitas publik dan pembangunan nasional. 2. Regulasi     Pajak sebagai alat melaksanakan kebijakan sosial ekonomi, misalnya mengatur pajak untuk barang mewah dan perdagangan internasional.   3. Stabilitas     Pajak sebagai salah satu instrumen fiskal untuk mengatasi inflasi maupun deflasi.   4. Redistribusi pendapatan     Pajak digunakan untuk pemerataan pendapatan masyarakat. Penggolongan Pajak   1. Pajak langsung     Beban pajak ini harus ditanggung langsung oleh wajib pajak dan tidak dapat dialihkan. Contoh: PPh. 2. Pajak tidak langsung     Beban pajak ini dapat dialihkan kepada ...