Langsung ke konten utama

Bentuk dan Jenis Kelompok Sosial

 

Bentuk Kelompok Sosial menurut Emile Durkheim 

Solidaritas Mekanik

Solidaritas mekanik merupakan ciri dari masyarakat yang masih sederhana dan belum mengenal pembagian kerja. Masyarakat ini ditandai dengan adanya kesadaran kolektif antaranggota kelompok, atau persamaan perilaku dan sikap. Tiap-tiap anggota kelompok dapat memenuhi keperluan mereka masing-masing tanpa harus melakukan kerja sama dengan kelompok lain. 

Solidaritas Organik

Solidaritas organik merupakan bentuk solidaritas pada masyarakat yang telah mengenal pembagian kerja. Bentuk solidaritas ini mengikat, sehingga unsur-unsur di dalam masyarakat tersebut saling bergantung. 

Bentuk Kelompok Sosial menurut Ferdinad Tonnies 

Paguyuban (Gemeinschaft)

Gemeinschaft atau paguyuban merupakan bentuk kehidupan bersama dimana anggotanya memiliki hubungan batin yang kuat, bersifat alamiah, dan kekal. Gemeinschaft dibedakan menjadi tiga tipe.

1. Gemeinschaft by blood atau ikatan darah

2. Gemeinschaft by place atau berdekatan tempat tinggal

3. Gemeinschaft of mind atau kesamaan keahlian/pekerjaan

Patembayan (Gesellschaft)

Gesellschaft atau patembayan merupakan kehidupan publik sekelompok orang yang secara kebetulan hadir bersama, dan biasanya bersifat sementara atau semu. Meskipun terdapat tujuan bersama, individu dalam kelompok pada dasarnya terpisah. Hubungan individu tersebut tetap berlangsung karena terdapat perjanjian atau kontrak yang bersifat rasiona, biasanya alasan ekonomi dan memenuhi kebutuhan hidup masing-masing anggota.

Bentuk Kelompok Sosial menurut Charles H. Cooley 

Kelompok Primer 

Merupakan bentuk kelompok kecil yang anggotanya saling memiliki keterikatan kuat, bersifat lama dan memiliki hubungan pribadi/intim. Individu dalam kelompok memiliki tujuan kelompok yang sama dan saling mengerti satu sama lain.

Kelompok Sekunder 

Merupakan kelompok dengan jumlah anggota yang banyak dan keterikatannya bersifat institusional.Individu dalam kelompok berada dalam satu institusi atau perusahaan yang sama.

Bentuk Kelompok Sosial menurut William G. Sumner 

Kelompok In-group

Merupakan kelompok yang anggotanya mengakui keberadaan mereka dalam kelompok tersebut. Kelompok ini terbentuk berdasarkan empati. Biasanya ditandai dengan adanya kelompok-kelompok kecil di suatu wilayah atau pedalaman. 

Kelompok Out-group

Merupakan kelompok yang muncul akibat anggota kelompok merasa bahwa mereka bukan bagian dari kelompok in-group. Kelompok out-group merupakan kumpulan individu yang berada diluar kelompok sebelumnya. 

 

Bentuk Kelompok Sosial menurut Robert K. Merton

Membership Group

Kelompok sosial dimana individu secara fisik menjadi anggota kelompok tersebut. 

Reference Group 

Kelompok sosial yang menjadi acuan atau referensi bagi seseorang secara psikologis dalam membentuk kepribadian dan perilakunya. Seseorang tidak perlu menjadi anggota dari suatu kelompok untuk menjadikan kelompok tersebut sebagai acuan dalam bersikap. 

1. Tipe normatif. Tipe ini menentukan dasar-dasar bagi kepribadian seseorang. Tipe ini merupakan sumber nilai bagi individu baik anggota maupun bukan anggota kelompok. 

2. Tipe perbandingan. Tipe ini merupakan pegangan bagi individu dalam menilai kepribadiannya. Tipe ini menjadikan suatu kelompok sebagai perbandingan untuk menentukan kedudukan individu. 

Kelompok Formal 

Kelompok yang memiliki aturan tegas dan kelompok ini sengaja diciptakan untuk mengatur hubungan antaranggota. Kelompok formal memiliki struktur dan administrasi yang pasti. Contohnya, organisasi.

Kelompok Informal

Kelompok yang tidak memiliki organisasi dan struktur yang pasti. Kelompok informal terbentuk atas dasar seringnya pertemuan antaranggota yang memiliki pengalaman dan kepentingan yang sama.

Kelompok Okupasional

Kelompok ini terdiri atas berbagai profesi atau bahkan pekerjaan yang sama. Anggota kelompok ini biasanya memiliki aturan atau pedoman dalam bertingkah laku, yaitu berupa kode etik. 

Kelompok Volunteer 

Kelompok yang antaranggota memiliki tujuan bersama. Keberadaan kelompok ini cenderung tidak mendapatkan perhatian di masyarakat. Kelompok ini terbentuk atas dasar kebutuhan primer dan sekunder individu yang harus terpenuhi. Contohnya, tim sukarelawan.

 

Jenis Pembentukan Kelompok Berdasarkan Cara Pembentukannya

1. Kelompok Semu, merupakan kelompok yang terbentuk secara spontan, tidak ada interaksi yang intensif dan tidak terkoordinir dalam satu wadah tertentu. Beberapa jenis kelompok semu dibagi menjadi 3, yakni

Kerumunan (crowd), merupakan kelompok yang hadir dalam satu tempat dengan waktu yang singkat. contoh : mengantre, makan di restoran, kerumunan saat bencana alam

Publik (public)merupakan kelompok yang berinteraksi secara tidak langsung (menggunakan perantara) pada salah satu isu/topik yang menjadi pusat perhatian. contoh : warganet yang bereaksi pada video viral

Massa (mass) merupakan kelompok yang tidak teratur, mudah dipengaruhi dan tidak memiliki pusat perhatian utama.

2. Kelompok Nyata

- Kelompok Statistik, adalah kelompok yang anggotanya tidak memiliki kesadaran bahwa ia merupakan bagian dari kelompok tersebut. contoh : kelompok lulusan perguruan tinggi yang masih menganggur

- Kelompok Sosial, adalah kelompok yang terbentuk dengan adanya kesamaan baik dari tingkat ekonomi, tingkat pendidikan atau jenis kelamin.

- Kelompok Sosietal, adalah kelompok yang terbentuk secara sendirinya dengan kemungkinan adanya interaksi dan terpusat dalam wadah tertentu. contoh : upacara bendera di hari senin.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerjasama dan Teori Perdagangan Internasional

  A. Kerjasama Internasional Bentuk Kerjasama Internasional 1.    Bilateral:  Kerjasama antar negara, misalnya perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan. 2.    Regional:  Kerjasama antar beberapa negara pada kawasan tertentu, misalnya ASEAN. 3.    Multilateral:  Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Misalnya perdagangan bebas CAFTA ( China Asean Free Trade Area ) dan organisasi minyak dunia (OPEC) Manfaat Kerjasama Internasional 1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2. Mempercepat pembangunan dalam negeri 3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan ekonomi 4. Menjalin hubungan dengan negara lain 5. Perkembangan dan kemajuan IPTEK B. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan internasional merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antarnegara. Faktor Pendorong 1.    Perbedaan sumber daya yang dimiliki 2.    Perbedaan teknologi dan biaya produksi. 3. ...

tribina

Kalian tau nggak apa itu Tribina? Tribina merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dibentuk oleh BKKBN dengan tujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat terkait dengan pembinaan keluarga, yang mengedepankan peran serta kepedulian anggota keluarga guna mencapai kesejahteraan di dalam keluarga. Tri Bina memiliki tujuan khusus untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan orangtua maupun anggota keluarga lainnya dalam membina balita maupun remaja. Untuk balita berhubungan dengan pola asuh balita, perkembangan fisik atau tumbuh kembang balita, kemampuan motorik. Sedangkan untuk remaja mengenai cara efektif berinteraksi dengan remaja, bimbingan kepada anak remaja, dan lain-lain. Selain itu, Tri Bina juga mengedepankan kesejahteraan lansia agar tetap memiliki produktifitas yang baik di lingkungan keluarga dan masyarakat. Berdasarkan uraian tersebut, Tri Bina dibagi menjadi 3 bagian, diantaranya adalah BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja), BKL (Bina Keluar...

Kurva Kemungkinan Produksi dan Cara Meningkatkan Mutu Produksi

  Kurva Kemungkinan Produksi ( Production Possibility Curve )   Kurva kemungkinan produksi  (KKP) > kurva yang menggambarkan berbagai kemungkinan kombinasi dua barang yang dapat diproduksi dengan faktor produksi yang sama.  Misalnya suatu perusahaan memproduksi dua jenis barang yaitu barang X dan barang Y. Jumlah total maksimum barang yang dapat diproduksi adalah sebesar 100 unit, pilihan kombinasi maksimum yang dapat dipilih akan terlihat seperti gambar berikut.   Kurva Kemungkinan Produksi   Dari gambar diatas, sepanjang kurva kemungkinan produksi, jumlah produksi maksimum adalah 100 unit dengan asumsi sebagai berikut: 1.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik A, artinya perusahaan memilih kombinasi 100 unit yang terdiri dari 30 unit barang Y dan 70 unit barang X. 2.    Jika perusahaan memilih kombinasi di titik B, artinya perusahaan memilih kombinasi maksimum yang terdiri dari 10 unit barang Y dan 90 unit...