Pengertian
Badan usaha adalah kegiatan mengolah faktor
produksi untuk menghasilkan barang atau jasa dengan tujuan memperoleh
keuntungan.
Badan Usaha Berdasarkan Kepemilikan
1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
BUMN merupakan badan usaha yang dimiliki oleh negara dengan tujuan
menyejahterakan rakyat dan memperoleh keuntungan. Contoh: Pertamina,
Bulog, dan KAI.
2. Badan Usaha Milik Swasta
BUMS adalah badan usaha yang dimiliki oleh sektor swasta dengan
tujuan utama untuk memperoleh keuntungan. Contoh: Pahamify.
Kerja Sama Badan Usaha
1. Joint Venture
Kerja sama ini dilakukan oleh 2 atau lebih badan usaha yang
memiliki tujuan sama dengan perjanjian yang disepakati bersama. Contoh:
Pahamify dan Telkomsel melakukan kerja sama untuk mengadakan try
out UTBK.
2. Merger
Merger adalah penggabungan beberapa perusahaan menjadi satu
nama. Contoh: Bank CIMB Niaga dan Bank Lippo melakukan merger menjadi Bank
Lippo.
3. Konsolidasi
Konsolidasi adalah peleburan beberapa perusahaan menjadi satu
perusahaan baru. Contoh: BNI Syariah, BRI Syariah, dan Bank Syariah
Mandiri (BSM) melebur menjadi satu perusahaan bernama Bank Syariah Indonesia
(BSI).
4. Akuisisi
Akuisisi merupakan pengambilalihan suatu perusahaan oleh
perusahaan lainnya. Contoh: Facebook mengakuisisi WhatsApp.
5. Waralaba (Franchise)
Waralaba merupakan kerja sama dengan membeli hak merek dan sistem
usaha. Contoh: KFC, McDonald’s, dan Subway.
6. Kartel
Kerja sama ini dilakukan oleh beberapa perusahaan yang bergerak di
bidang usaha yang sama. Tujuannya untuk memperluas pasar dan menguasai
harga. Contoh: kartel minyak dunia.
Fungsi Badan Usaha
a. Fungsi Manajemen
Fungsi manajemen meliputi tugas-tugas yang harus dimiliki oleh
seorang pimpinan untuk menjalankan kegiatan-kegiatan di dalam suatu badan
usaha. Fungsi manjemen ini berisikan perencanaan, pengorganisasian,
penggerakan, pengarahan, pengoordinasian dan pengawasan.
b. Fungsi Operasional
Fungsi operasional berkaitan dengan pelaksanaan suatu kegiatan
dari badan usaha dalam rangka menghasilkan keuntungan atau laba. Fungsi
operasional ini meliputi berbagai bidang, seperti bidang produksi, bidang
pembelanjaan, bidang personalia, bidang administrasi, dan bidang
pemasaran.
Komentar
Posting Komentar